·
Protokol-protokol routing IP
Routing protokol
interior didisain untuk jaringan yang dikontrol oleh suatu organisasi. Kriteria
disain untuk routing protokol interior untuk mencari jalur terbaik pada
jaringan. Dengan kata lain, metric dan bagaimana metric tersebut digunakan
merupakan elemen yang sangat penting dalam suatu protokol routing interior.
Sedangkan protokol
routing eksterior didisain untuk penggunaan antara dua jaringan yang berbeda
yang dikontrol oleh dua organisasi yang berbeda. Umumnya digunakan antara ISP
dengan ISP atau antara ISP dengan perusahaan. Contoh, suatu perusahaan
menjalankan BGP sebagai protokol routing eksterior antar router perusahaan tersebut
dengan router ISP.
IP
protokol eksterior gateway membutuhkan 3 seting informasi berikut ini sebelum
router tersebut bias digunakan :
a.
Daftar
router-router tetangga untuk pertukaran informasi routing
b.
Daftar jaringan
untuk advertise sebagai tanda jaringan dapat dicapai secara langsung
c.
Nomor autonomous
system dari router local
Routing protokol eksterior harus mengisolasi
autonomous system. Ingat bahwa, autonomous system diatur oleh administrasi yang
berbeda. Jaringan harus mempunyai protokol untuk komunikasi antara
sistem-sistem yang berbeda tadi. Masing-masing AS harus memiliki nomor
identitas 16-bit, yang dikeluarkan oleh ARIN atau provider untuk menggunakan
protokol routing seperti IGRP dan EIGRP.






0 komentar:
Posting Komentar